Home
Kembali
Juru Parkir Dan PKL Demo ke Balaikota DKI

Juru Parkir Dan PKL Demo ke Balaikota DKI


Senin, 10-12-2012 - 00:40:06 WIB - Dibaca : 459 Pengunjung

Sejumlah juru parkir dan pedagang kaki lima yang tergabung di dalam Solidaritas Juru Parkir dan Pedagang Kecil (Sojupek) di Jalan Gadjah Mada dan Hayam Wuruk, berunjuk rasa di Balaikota, Kamis.

Aksi demo para jukir dan PKL digelar untuk meminta larangan parkir 24 jam di sepanjang ruas jalan tesebut dicabut.

Pasalnya, larangan parkir kendaraan bermotor di sepanjang ruas jalan tersebut akan berdampak buruk kepada kehidupan para jukir dan PKL.

Salah satu dampak buruk yang muncul yakni banyak warga yang kehilangan penghasilan.

"Jukir dan PKL tidak sependapat dengan penerapan larangan parkir di ruas jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Kami berdemo ke Balaikota untuk meminta Jokowi - Ahok mencabut aturan larangan parkir di sana yang akan segera diterapkan," kata Lambertus, anggota Sojupek saat berorasi.

Ia menegaskan, area parkir di sepanjang ruas jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk selama ini telah membantu perekonomian masyarakat sekitar yang mengelola parkir dan membuka usaha kecil - kecilan.

"Larangan parkir yang akan segera diterapkan akan berdampak buruk bagi kehidupan jukir dan PKL," tegasnya.

Dishub DKI, lanjut Lambertus, sebelum menerapkan kebijakan larangan parkir tersebut seharusnya berkoordinasi dan dengan para jukir

"Penertiban larangan parkir alasannya semata - mata menjaga ketertiban. Padahal, selama ini juga sudah terjamin. Jadi, kami minta agar larangan parkir tersebut dicabut," tuturnya.

Setelah berorasi beberapa lama, sejumlah perwakilan pendemo masuk ke Balaikota untuk menyampaikan aspirasinya.

Pemerintah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus membenahi tata kota yang semrawut. Termasuk di antarnya lahan dan pengelolaan parkir menjadi perhatian Gubernur DKI, Joko Widodo


Bagikan Melalui


Komentar Anda