Home
Kembali
Kesbangpol DKI Jakarta Ingatkan Komitmen Persatuan dan Kesatuan

Kesbangpol DKI Jakarta Ingatkan Komitmen Persatuan dan Kesatuan


Kamis, 06 September 2018 - 09:28:22 WIB - Dibaca : 12 Pengunjung

CIPAYUNG – BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta mengharapkan komitmen seluruh anak bangsa dari segala lapisan untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah upaya adanya kekuatan baik dari dalam maupun dari luar untuk memecah belah bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. H. Asik Noorhilmany, M. Si ketika menyampaikan paparan pada kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan Angkatan III Tahun 2018 di Cipayung, Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/9/2019).

Berbicara mewakili Plt. Kesbangpol DKI Jakarta, Drs. Taufan Bakri, M.Si yang berhalangan hadir, Asik mengatakan Jakarta sebagai kota dengan latar belakang multikultur, dengan adat adat budaya yang beragam (meltingpotnya budaya bangsa). Hampir seluruh suku-suku pesisir Nusantara, hingga pendatang asal manca negara seperti India, Cina, Arab, Jepan, Filipina, Afrika dan bangsa-bangsa Eropa semua berbaur menjadi satu di kota Jakarta.

Oleh karena itu, kata Asik, kegiatan ini yang diikuti oleh tokoh masyarakat dan anggota Resimen Mahasiswa Jayakarta ini memiliki arti penting, karena pada kegiatan ini akan diberikan pemahaman akan arti dan makna tentang wawasan kebangsaan.

“Saya perlu sampaikan bahwa dalam konteks kebangsaan kita mempunyai ciri khas, yaitu:

Kebhinekaan ras, suku, budaya, agama yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Kebhinekaan tersebut di atas sangat berpengaruh terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia di masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang,” paparnya.

Untuk itu, lanjut Asik, dalam rangka menjaga dan memelihara keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan negara Kesatuan Republik Indonesia, diperlukan komitmen dari

seluruh anak bangsa dan upaya-upaya guna meningkatkan persatuan dan kesatuan.

Pemerintah, dalam hal ini, Kesbangpol DKI Jakarta berkewajiban melestarikan nilai-nilai luhur pancasila, yang didalamnya terdapat nilai-nilai sosial budaya. Termasuk mengembangkan kehidupan demokrasi, melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional, serta keutuhan NKRI.

Dengan demikian, Wawasan Kebangsaan merupakan bagian penting dari kerukunan nasional, dan sebagai upaya dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin dapat mendorong terwujudnya pemahaman kebangsaan guna memperkokoh integritas nasional, meningkatkan nasionalisme,b angga menggunakan produksi dalam negeri sekaligus menegakkan kedaulatan NKRI.

Dalam perjalanan waktu, kita tidak menginginkan adanya tradisi yang memudar bahkan hilang semangat dan keindahan nyaman karena adanya gesekan/ konflik SARA. Karena itu, seluruh komponen yang terdapat dalam masyarakat kota Jakarta yang berada di garda terdepan dalam memahami arti penting Wawasan Kebangsaan yang diberikan pembelajarannya oleh para narasumber pada saat pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Sebelum mengakhiri sambutan saya, kepada para peserta “Peningkatan Wawasan Kebangsaan Angkatan III Tahun 2018,” saya berpesan dan berharap :

Pertama, dapat memberikan pemahaman kepada warga Kota Jakarta lainnya agar tidak kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia yang Berbudaya, bermatabat dan beradab.

Kedua, mampu menumbuhkan dan membangkitkan kembali jati diri bangsa dengan mengamalkan Pancasila, agar dapat memberikan inspirasi baru untuk menyatukan langkah guna mewujudkan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil gubernur.

Ketiga, terus memantapkan Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara, karena melalui pelestarian dan pengamalan Pancasila kita dapat menjaga kerukunan dan pembaharun sesama anak bangsa.

Keempat, mampu membangun Ke-Indonesiaan dalam semangat kebangsaan, sehingga bangsa Indonesia, khususnya warga Jakarta semakin kondusif dan terhindar dari kemungkinan perpecahan atau disintegrasi bangsa.

Terakhir, pesan Asik, selaku anggota Resimen mahasiswa Jayakarta harus mampu menjadi agen perubahan dan berkomitmen tinggi dan berkontribusi dalam melaksanakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam mewujudkan dan menunjukkan kepada dunia bagaimana Indonesia dan warga kita Jakarta selalu hidup berdampingan bersama dalam harmoni yang penuh toleransi. (sumber:kesbang.com)


Bagikan Melalui


Komentar Anda